Cara Mengatasi Dinding Rumah yang Berjamur

Hallo sahabat homi, apa kabar? Gimana nih hari raya idul fitrinya? Oiya mimin mau tanya nih gimana keadaan tembok kalian sekarang bersih atau berjamur atau bahkan lebih parah lagi…… 😮

Jangan khawatir mimin punya solusinya buat sahabat pedi nih apalagi yang baru saja mengecat tembok rumah biasanya waktu hari raya idul fitri banyak yang melakukan pengecetan rumah yakannn makanya mimin juga punya cara mencegahnya sebelum terlambat. Makanya dibaca sampai akhir yaaa 😉

Cara mengatasi tembok kalian yang sudah terkena jamur

1.Gosok dinding yang berjamur menggunakan amplas hingga dinding berpori untuk mengeluarkan uap air yang ada di dalam dinding dan menghilangkan lapisan jamur pada dinding.

2. Setelah dinding di gosok hingga berpori, gunakanlah klorin atau kaporit pada dinding dengan cara di gosokkan. Tapi anda harus hati-hati karena klorin dan kaporit mengandung bahan yang berbau tajam yang bisa membuat iritasi kulit anda. Maka dari itu anda harus menggunakan kacamata pelindung serta sarung tangan karet agar terhindar dari masalah iritasi kulit akibat klorin dan kaporit.

3. Setelah dinding di gosok dengan klorin dan kaporit, maka anda harus mendiamkan dinding selama semalaman agar larutan tersebut bisa meresap dan jika sudah barulah anda kerok dinding tersebut dan bersihkan.

4. Lapisi dinding dengan cat berbahan dasr pelarut setelah di kerok lalu dinding bisa anda cat ulang menggunakan cat tembok biasa setelah cata berbahab dasar pelarut sudah kering.

Baca juga : Bingung memilih cat rumah? Yuk lakukan tips ini

Cara mencegah tembok kalian agar tidak berjamur

Cara 1: Beliah produk-produk khusus untuk menghambat tumbuhnya lumut dan jamur. Untuk mencegah spora jamur hinggap di dinding yang perlu Anda lakukan adalah dengan menyemprokan antimikroba. Masukan dari penulis, pertimbangkan untuk mengganti cat dinding anti air dan jamur yang mempunyai keuntungan ganda. Pertama, dengan bahan dasar yang anti air memungkinkan untuk dilap memakai kain basah atau dicuci. Kedua, dengan minimnya air yang merembes ke dinding, maka dinding pun selalu kering sehingga lumut dan jamur susah untuk tumbuh.

Cara 2: Menggunakan alat dehumidifier agar dapat mengurangi kelembapan udara pada ruangan yang rawan terhadap tumbuhnya lumut dan jamur. Alat ini dapat menjadi langkah untuk pencegahan jangka panjang.

Baca juga : Manfaat dan Tips Merawat Tanaman di Rumah

Cara 3: Pastikan lapisan talang tidak bocor, Jika rusak segera ganti atau perbaiki. Bersihkan kotoran yang ada di talang dan pipa yang menyalurkan air dari talang ke tanah agar tidat menyumbat aliran air. Terutama pada pipa yang berada di dekat atau ditanam di dalam tembok.

Cara 4: Adanya sirkulasi udara yang lancar dan selalu kering pada dapur, kamar mandi, dan lokasi-lokasi lembap lain.

Cara 5: Keringkan tirai kamar mandi dan handuk.

Sekian tips yang bisa mimin berikan semoga bermanfaat dan bisa diterapkan yaaa :). Jika ingin konsultasi tentang hal lain seperti ingin merenovasi rumah, merapikan taman dan lain-lain buka saja web kami homipedia.com aja kami siap membantu anda dan kami juga menyediakan tukang yang profesional sesuai dengan kebutuhan anda .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *